Severity: Notice
Message: Undefined index: training_brocure
Filename: views/training_detail.php
Line Number: 17
Backtrace:
File: /home/k6631542/old.mdpconsulting.co.id/application/modules/training/views/training_detail.php
Line: 17
Function: _error_handler
File: /home/k6631542/old.mdpconsulting.co.id/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include
File: /home/k6631542/old.mdpconsulting.co.id/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load
File: /home/k6631542/old.mdpconsulting.co.id/application/views/frontend/layout.php
Line: 57
Function: view
File: /home/k6631542/old.mdpconsulting.co.id/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 357
Function: include
File: /home/k6631542/old.mdpconsulting.co.id/application/third_party/MX/Loader.php
Line: 300
Function: _ci_load
File: /home/k6631542/old.mdpconsulting.co.id/application/modules/training/controllers/Training.php
Line: 52
Function: view
File: /home/k6631542/old.mdpconsulting.co.id/index.php
Line: 324
Function: require_once
Audit TI Berbasis POJK No.38/POJK.03/2016
di Industri Keuangan Perbankan & Non Bank
Pendahuluan
Otoritas Jasa Keuangan mengeluarkan regulasi baru mengenai manajemen risiko TI yaitu POJK Nomor 38/POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan Teknologi Informasi Oleh Bank Umum. Regulasi ini memberikan panduan sekaligus assurance bagi para stakeholder dan para pelaku di industry keuangan. Assurance merupakan accountability relationship antara dua pihak ataupun lebih yaitu pihak accountable terkait subject matter (auditee), assurance professional (auditor) dan user (stakeholder). Contoh assurance engagement: audit financial statement, assessment IT value, review kontrol, compliance terhadap standar, practice, agreement maupun regulasi, dsb.
POJK nomor 38/POJK.03/2016 ini merupakan guidance untuk melakukan assurance terhadap tata kelola/governance dan risk management of enterprise IT di industri keuangan, tidak hanya untuk perbankan saja namun asuransi dan multifinance. Sejak kemunculannya, Teknologi Informasi (Information Technology / IT) merupakan alat bantu utama bagi industri finansial untuk meningkatkan kinerja operasional. Penerapan IT yang baik dapat membantu perbankan dalam menghadapi kondisi ini. Lebih lanjutnya, IT saat ini menjadi enabler berbagai layanan berbasis IT, seperti Layanan ATM, EDC, atau e-Channel.
IT yang baik perlu dikelola dengan baik pula. Jika tidak dikelola dengan baik, maka IT dapat menjadi bumerang, karena operasional bisnis perbankan dapat terganggu jika IT mengalami kegagalan. Otoritas Jasa Keuangan berencana meningkatkan persyaratan assurance IT bagi perbankan, yang mencakup :
§ Tata kelola IT (IT Governance) yang baik
§ Peningkatan perencanaan IT dengan Rencana Strategis IT / IT Masterplan
§ keselarasannya dengan Pengembangan, Operasional System dan Arsitektur Teknis TI
§ IT Risk Management & Business Continuity Plan / Disaster Recovery Plan
§ IT Audit & Continuous Improvement
Tujuan
Peserta diharapkan agar dapat :
1. Memahami prinsip & filosofi IT audit & assurance
2. Memahami metodologi audit TI berbasis POJK
3. Melakukan scoping & menyusun program audit sesuai kebutuhan organisasi
4. Memahami POJK untuk mengevaluasi kecukupan kontrol TI
5. Menjadi champion – change agent dalam menyusun laporan hasil audit
Materi Training
Hari Ke 1
sesi 1 : Prinsip & Filosofi TI Audit & Assurance
sesi 2 : Metodologi Audit TI Berbasis POJK Framework
sesi 3 : Scoping & Penyusunan Program Audit
sesi 4 : Audit Arsitektur Teknis TI
Hari Ke 2
sesi 5 : Audit Pengembangan Sistem TI
sesi 6 : Audit Operasi Sistem TI
sesi 7 : Case Studi : Pembuatan Program Audit TI Berbasis POJK
Target Peserta
E Manager & Staff IT
E Manager & Staff bagian/unit lain yang terkait kegiatan audit it dari aspek bisnis & operasional di institusi keuangan
E Officer Unit Kerja terkair lainnya